Singkatnya Kehidupan Dunia - Ustadz Johan Saputra Halim, M.H.I. - Ceramah Singkat

Singkatnya Kehidupan Dunia - Ustadz Johan Saputra Halim, M.H.I. - Ceramah Singkat




Singkatnya Kehidupan Dunia - Ustadz Johan Saputra Halim, M.H.I. - Ceramah Singkat Kita hidup di dunia takkan mungkin selamanya. Semua pasti akan merasakan kematian. Allah Ta’ala berfirman: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali-Imran[3]: 185) Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian. Siapapun dia, Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman kepada RasulNya: إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ ﴿٣٠﴾ “Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) akan meninggal dan sesungguhnya mereka pun juga akan meninggal dunia.” (QS. Az-Zumar [39]: 30) Karena kita hidup di dunia tidak akan lama. Perjalanan kita hanya sementara, kemudian setelah itu kita akan meninggal dunia. Kita akan berpindah kepada alam yang tentunya berbeda dengan alam dunia. Alam yang lebih panjang, alam yang lebih kekal. Pilihan kita hanya dua; jika tidak neraka maka surga. Maka setiap kita hendaknya memilih kemana ia akan langkahkan kakinya? Apakah menuju surga atau kepada api neraka? Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Setiap manusia sedang pergi menjual dirinya, apakah ia akan memerdekakan dirinya dari api neraka ataukah ia akan menjerumuskan dirinya ke dalam api neraka?” (HR. Muslim) Setelah kita menyadari bahwa kita hidup di dunia tidak akan lama. Setelah kita menyadari bahwasannya kita hidup didunia sementara, lantas apa yang harus kita lakukan? Tentu ini yang terpenting. Berapa banyak orang yang sadar bahwa dirinya akan meninggal dunia. Namun Subhanallah, ia terus-menerus tertipu dengan angan-angannya. Ia berkata, “Nanti saya akan beramal shalih, nanti saya akan bertaubat.” Namun ternyata ia tidak berusaha segera untuk bertaubat, ia tidak berusaha untuk segera bertaubat, ia tidak berusaha kembali kepada Allah. Karena ia tertipu dengan ucapan “nanti”nya tersebut. Hanya sebatas angan-angan dan khayalan. Sehingga akhirnya sekonyong-konyong ternyata ajal menjemputnya sementara ia belum siap, sementara ia pun belum bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena ajal tidak menunggu nanti. ajal pun tidak pernah ada istilah nanti. Apabila Allah telah tentukan ajal seseorang, tidak akan pernah terlambat sedikit pun juga, tidak akan pernah diundur sedikitpun juga. Maka dari itulah saudara-saudaraku sekalian, kita yang sadar bahwa kita hidup didunia hanya sementara dan setelah itu kita akan meninggal dunia, harus kita segera mengambil sikap. Tidak ada kata “nanti”, namun segera dan segera. #hidupdidunia #ceramahsingkat #yufidtv * MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE? Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insyaallah LEBIH menenangkan hati! * ►► SUBSCRIBE di sini untuk belajar LEBIH tentang Islam: http://www.youtube.com/subscription_center?add_user=moslemchannel * YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU! Fabebook: https://ift.tt/2oa0oO6 Instagram: https://ift.tt/2FPypLb Telegram: https://ift.tt/2ElzMnP Yufid.TV Official Website: http://yufid.tv AUDIO KAJIAN Website: https://kajian.net Soundcloud: https://ift.tt/2ucLFbl * YUK, DUKUNG YUFID.TV! Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com * DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE: BANK SYARIAH INDONESIA 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK Kode BSI: 451 Paypal: finance@yufid.org NB: Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer. Link catatan penerimaan donasi Yufid Network selama ini dapat Anda lihat di: https://goo.gl/y7o7Se

Post a Comment

Copyright © Video Dawah Islam - Dakwah & Tausiah harian Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray